Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meresmikan 204 satuan baru Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada Senin, 5 Oktober 2026. Upacara peresmian ini berlangsung di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Jakarta, sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 TNI, menandai langkah signifikan dalam penguatan organisasi dan struktur pertahanan nasional.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, Senin, 5 Oktober 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan 204 satuan baru TNI,” demikian pernyataan Presiden Prabowo saat meresmikan.
Penguatan Struktur Pertahanan Nasional
Penambahan 204 satuan baru ini mencakup berbagai elemen dari tiga matra TNI: Angkatan Darat (TNI AD), Angkatan Laut (TNI AL), dan Angkatan Udara (TNI AU). Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperkuat kapabilitas pertahanan negara dan mendukung pelaksanaan tugas TNI dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Rincian Satuan Baru di Tiga Matra
Secara keseluruhan, 204 satuan yang diresmikan terdiri dari berbagai jenis unit, mulai dari komando kewilayahan hingga satuan tempur dan pendukung.
TNI Angkatan Darat
Penguatan di tubuh TNI AD mencakup pembentukan enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru yang akan memperluas cakupan komando kewilayahan. Keenam Kodam baru tersebut beserta panglimanya adalah:
- Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah: Berlokasi di Kepulauan Riau, dipimpin oleh Mayjen TNI Rionardo.
- Kodam XXVI/Mataram: Berada di Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan Pangdam Mayjen TNI Drajad Brima Yoga.
- Kodam XXVII/Sobe Sonbai: Ditempatkan di Nusa Tenggara Timur, di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua.
- Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha: Beroperasi di Maluku Utara, dengan Pangdam Mayjen TNI Nefra Firdaus.
- Kodam XXIX/Mambruk: Berkedudukan di Papua Tengah, dipimpin oleh Mayjen TNI Aminton Manurung.
- Kodam XXX/Rinambora: Berada di Nusa Tenggara Barat, dengan Pangdam Mayjen TNI Edi Saputra.
Selain Kodam, TNI AD juga memperkuat diri dengan peresmian 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan dan 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan. Tiga Batalyon Bantuan Tempur TNI AD juga dibentuk, meliputi satu batalyon kavaleri, satu batalyon artileri medan, dan satu batalyon artileri pertahanan udara.
TNI Angkatan Laut
Untuk TNI AL, penambahan kekuatan meliputi satu Brigade Infanteri Marinir dan empat Batalyon Infanteri Marinir, yang akan memperkuat kemampuan pasukan pendarat dan pertahanan maritim.
TNI Angkatan Udara
Di matra udara, TNI AU menerima sejumlah satuan baru, termasuk Divisi Parako II Pasgat dan Brigade Parako Pasgat. Rincian lainnya mencakup tiga Batalyon Parako Pasgat, dua Skadron Udara TNI AU, dua Satuan Radar TNI AU, serta satu Skadron Pendidikan TNI AU.
Prosesi Peresmian dan Pelantikan
Prosesi peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Presiden Prabowo, diikuti oleh satu kali tembakan kehormatan dari meriam Armed. Presiden juga secara simbolis melantik enam Pangdam baru dengan menyerahkan tongkat komando dan bendera kesatuan kepada masing-masing pemimpin.
Penyerahan lambang satuan baru juga dilakukan kepada tujuh perwakilan pimpinan unit, yaitu:
- Pangdam XXIX/Mambruk Mayjen TNI Aminton Manurung
- Pangdam XXVI/Mataram Mayjen TNI Drajad Brima Yoga
- Pangdam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah Mayjen TNI Rionardo
- Pangdam XXVII/Sobe Sonbai Mayjen TNI Thevi Angandowa
- Pangdam XXX/Rinambora Mayjen TNI Edi Saputra
- Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha Mayjen TNI Nefra Firdaus
- Pangdiv Parako II Pasgat Kolonel Pas Harry Nugroho
Upacara peresmian ini melibatkan 3.378 prajurit dari ketiga matra TNI, serta partisipasi dari Komponen Cadangan dan KKRI/Pramuka, menunjukkan kesatuan dan kekuatan pertahanan Indonesia.
Konten artikel belum tersedia.

