Seorang guru privat bahasa Mandarin berinisial SR (33) ditemukan meninggal dunia di area Apartemen Borneo Bay Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa pagi, 6 Oktober 2026. Korban diduga melompat dari lantai 20 gedung apartemen tersebut. Dalam penyelidikan awal, pihak kepolisian menemukan sebuah surat wasiat yang diduga milik SR.
Penemuan Jenazah dan Identitas Korban
SR, yang berprofesi sebagai pengajar privat bahasa Mandarin, ditemukan tewas di kompleks Apartemen Borneo Bay. Insiden tragis ini terjadi pada pagi hari, Selasa (6/10/2026), memicu penyelidikan oleh aparat kepolisian setempat.
Penyelidikan Polisi dan Temuan Surat Wasiat
Wakapolresta Balikpapan, AKBP Fauzan Arianto, mengonfirmasi penemuan surat wasiat di lokasi kejadian perkara (TKP). Namun, pada Rabu (7/10/2026), Fauzan menyatakan bahwa polisi masih mendalami kaitan isi surat tersebut dengan peristiwa kematian SR. “Tentunya penyelidik maupun penyidik juga masih mendalami terkait surat tersebut. Nanti kami akan sampaikan updatenya kembali,” ujarnya.
Untuk mengungkap kronologi pasti kejadian, penyidik tengah memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) apartemen. Selain itu, sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan guna mendapatkan informasi yang komprehensif.
Barang Bukti yang Diamankan
Dari unit kamar apartemen SR, polisi mengamankan beberapa barang bukti penting. AKBP Fauzan Arianto merinci, barang-barang tersebut meliputi obat-obatan, pakaian, dan dua unit telepon seluler. Seluruh barang bukti ini akan menjadi bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut untuk menguak penyebab pasti insiden tersebut.
Konten artikel belum tersedia.

